Tuesday, January 6, 2009

Is this the right time??

Kemarin iseng-iseng saya melemparkan pertanyaan randomly pada beberapa teman saya via Yahoo! Messanger. Pertanyaan yang saya luncurkan kemarin adalah, "Kapan kamu merasa kalau kamu butuh pekerjaan baru?". Berbagai reaksi saya dapatkan dari teman-teman saya ketika PM box YM saya muncul di layar komputer mereka. Maksud "kapan" dalam pertanyaan saya itu lebih kepada "bilamana" jadi saya lebih mengacu ke kondisi atau keadaan daripada waktu itu sendiri dan ada beberapa teman saya yang dengan sangat semangatnya menjawab "SEKARANG!"..

Tidak semua teman-teman saya langsung menjawab begitu saya beri pertanyaan, ada yang (mungkin) termenung memikirkan jawaban, (mungkin) sibuk dengan pekerjaannya yang menumpuk, (mungkin) sedang ke toilet, dan tentu saja ada yang membalas pertanyaan saya dengan pertanyaan seperti, "kenapa lu ndu?? lagi stress ya??" atau "kenapa?? udah ga betah ya??" atau "kenapa lu?? lagi ga ada kerjaan ya di kantor??" dan juga "apaan ini?? seriusan??" (well I'm the one who's giving the question, just give me your damn answer <-- thought inside my mind)

Akhirnya kemarin layar PC kantor saya dipenuhi oleh PM box YM teman-teman saya, dan ini lah beberapa yang muncul di layar saya :

Imron :
Klo tiap pagi bangun tidur yang lo pikirin adalah "damn, I have to go to work at that place"..Kalo kata Oprah, "Klo uda ga betah, ngapain bertahan? Life is short".

Minda :
Bila ga nyaman di tempat kerjaan.

Egha :
Di saat gw dah ga bisa kerja di tempat gw, maksudnya semua bikin ga nyaman, dari mulai yang dikerjain, orang2nya, salary-nya.

Ryo :
Kalau sudah mulai jenuh dengan kondisi suasana kerja. Meskipun sudh ditata ulang dengan sedemikin rupa atau dengan cuti & berlibur, namun ketika kembali masih dengan suasana yang sama. Biasanya faktor UANG, tapi kalau gw TEMPAT dulu baru uang.

Utte :
Saat aku mulai ga enjoy dengan kerjaan ku.

Dnay :
Saat gw ngerasa gw dah "bosen" di kantor lama 'n ingin cari suasana baru with new experience also.

Tika :
Kalau aku banyak jawab TIDAK dari list yang aku punya dibanding jawaban IYA.

Andri :
Kalo ane tergantung situasi & kondisi, tapi biasanya ane akan cari kerjaan baru kalau suasana ane kerja sudah tidak kondusif.

Tissa :
Saat aku sudah merasa bosan & hampa atau sudh tidak diperlukan lagi atau merasa tidak sanggup lagi atau merasa butuh pekerjaan yang lebih menantang dll.

Icha :
Kalau kamu dapetin kerjaan yang bagus dan yang lama bikin kamu mentok.

Emil :
Saat ada kerjaan yang lebih baik & menjanjikan dari yang sekarang

Otin :
Ketika lu ngrasa lu uda fed up dengan kerjaan lu sekarang atau lingkungan lu sekarng or lu udah ga bisa mikir lebih dan berkreasi lebih atas pekerjaan tersebut A.K.A buntu mau ngapain, hanya ngejalanin hari-hari lu seperti biasa. U don't have passion anymore in whatever u do. Itu dimana lu harus ganti kerjaan lu sekarang.

Dani :
Ketika dah bener2 muak sama semua yang di kantor, including orang2 sama kerjaannya. Ketika gaji ga naik2, dan harga naik, kebutuhan bertambah. Hahahah..

Ichan :
Saat gw ngerasa ini semua semakin ga masuk akal, saat hati lu mengatakan ini udah ngga banget.

Lina :
Kalau udah ngerasa jenuh sama kerjaan lama, kalau udah mentok, kalau suasana kerja dah ga asik lagi, kakau hak2 kita gak kita dapet.

Phillip :
Kalau gw udah ngerasa ga nyaman dengan kerjaan gw dan gw ngerasa karier gw ngga ada perubahan setelah begitu banyak dedikasi yang telah gw kasih buat perusahaan, waktu, tenaga maupun pikiran gw. Intinya kenyamanan kerja dan karier tidak meningkat dan satu lagi, ada penawaran yang lebih baik dibanding perusahaan yang sekarang gw lagi kerja.

Maru :
Bila semua terasa menyebalkan, semua tak dapat aku pahami dan bila semua tidak bisa menghargai diriku. Dan yang terutama bila gaji terasa kurang.

Murni :
Saat tidak lagi merasa nyaman yang bisa terjadi akibat masa depan yang kurang menjanjikan, gaji yang minim menurut standar kita dan culture yang berkembang di lingkungan tersebut. Akumulasi dari sekian faktor itulah yang akhirnya membuat kita bernai untuk mengambil langkah lain.

Julia :
Kalo udah jenuh sama kerjaan yang lama mas, liat suasana kantor sama atasan juga sih. Gaji juga. Tapi kalau buat aku sih mas, yang penting liat suasana kerjanya.

Anjiw :
Kalau bener2 udah ga nyaman di kantor lama. Ga nyaman bisa macem2 ya, ya dari temen, bos, kerjaan. Kalau uda liburan tapi masih ngerasa jenuh, it's time to search a new job.

Emi :
Pada saat gw ngerasa waktu untuk gw sendiri ga ada karena dihabisin di kantor.

Adi :
Artian kalau kita dah ga nyaman sama kerjaan itu dan orang2 nya dah gak bisa diajak kerja bareng.

Dari sekian banyak orang yang saya tanya, kebanyakan menjawab bahwa faktor kenyamanan lah yang menjadi acuan untuk kita mencari tempat bekerja baru. Tapi yang paling menyentil saya adalah jawaban dari Mba Emi cause it's so damn me..hahahhahaha..

Well, tidak akan pernah ada tempat bekerja yang 100% menyenangkan kalau pun ada orang yang mengatakan hal itu besar kemungkinan dia adalah seorang penjilat nomer wahid yang sedang mencari muka di depan atasannya.

Pada akhirnya banyak yang bertanya untuk apa saya melontarkan pertanyaan seperti ini pada orang-orang? Apakah saya hanya iseng sebagai bahan postingan blog saya? Atau kah ini sekedar alasan bagi saya untuk mencari jawaban "Sudah tepat kah saat ini bagi saya untuk mencari pekerjaan lain??". Hmmm..Biarkan saja menggantung, I'll let you decide..

**image was taken from www.shutterstock.com

Thursday, December 25, 2008

Working on X-Mas

First of all, Happy Holiday to you all..And Happy Christmas to all Christians..
But that 2 greetings are not meant for me..Why??? 1st, I'm a Moslem and 2nd I'm working in this Christmas Day. Just pull the trigger after you aim it to my forehead.

Saat alarm handphone saya berkoar-koar tadi pagi, dengan suksesnya saya matikan dan kembali tidur. Yang membangunkan saya pada akhirnya adalah ketukan teman sebelah kamar saya. Dengan sigap saya langsung bangun, melihat jam dan langsung lemas. 7.02 adalah angka yang saya lihat di layar handphone saya, yang membuat saya lemas adalah jam kantor saya tetap jam 7 pagi walaupun dalam keadaan libur seperti ini, dengan kata lain saya TELAT.

Di kantor pekerjaan berjalan seperti biasa, semua orang sepertinya ingin melupakan kalau hari ini adalah HARI LIBUR INTERNATIONAL. Dan di wajah teman-teman kantor saya seperti tertulis "why??why is this happened to me??", atau setidaknya di muka saya lah yang jelas-jelas tercetak kata-kata itu.

Ketika saya sampai di kantor dan menyalakan YM di komputer saya, tampak lah deretan teman-teman saya yang hampir semuanya dalam status offline. Hanya beberapa orang saja yang dalam status online, itupun orang-orang yang online all the time lewat handphone mereka. Agak siangan sedikit teman-teman saya yang iseng online langsung menyapa saya, hampir seluruhnya bertanya hal yang sama sebagai kalimat pembuka, "kerja ndu?"..Well, malas saya membalasnya..

Ucapan-ucapan empati dan pendorong semangat datang melalui PM2 di layar komputer saya. Well thank you, but I don't need all of that. I just need my holiday. Saya mulai memasuki tahap stress yang ditandai dengan mulai skeptis-nya saya dan mulai menyebalkan-nya saya.

Tapi lumayan hari ini saya dapat undngan makan siang di rumah temn kantor saya yang merayakan natal. Jadi saya dan geng Rangers Biru menjambangi temapat teman saya tersebut tidak lain dan tidak bukan untuk makan siang dan berbuat keonaran. Thanks ya Julia..

Jadi ingat waktu masih di Bandung dulu, setiap hari natal, salah satu teman saya selalu mengundang saya dan teman-teman yang lain untuk makan siang di rumahnya lalu ngobrol-ngobrol dan disambung dengan makan malam dan tentunya tetap dibumbui dengan sedikit keonaran. Thanx Mey, miss all those time..

And here I am, sitting in front of my office PC, and working. Great Holiday..

Tuesday, December 23, 2008

work..work..work..sacrifice your own..

Pindah dari perusahaan 1 ke perusahaan lain adalah hal yg wajar bagi pegawai swasta seperti saya dan mungkin yang lain. Dan sudah wajar pula bahwa perusahaan baru yang kita tempati tidak seindah yang kita bayangkan. It happens a lot and it's happened to me.

Semua yang saya butuhkan istilahnya tercukupi di tempat bekerja saya sekarang. Dari segi finansial cukup untuk menambah rekening tabungan saya terisi terus tanpa menyentuh batas minimal sisa, dari segi jarak pun memberikan saya keuntungan karena tidak begitu jauh dari Bandung ataupun Jakarta, dan dari segi ilmu pun saya tidak pernah kekurangan ruang untuk belajar hal baru. Tapi yang membuat saya cukup tidak waras di tempat kerja yang baru adalah jam kerja yang terlalu mengikat. Sehingga seluruh keuntungan yang saya dapat rasanya hambar.

Dan satu kejutan data
ng pada saya akhir tahun ini. Dan kejutan tersebut bukan bonus akhir tahun yang selalu dinantikan oleh semua pegawai. Kejutan yang saya terima adalah dirubahnya seluruh tanggal merah menjadi hitam di akhir tahun ini kecuali hari Minggu. Ini berarti saya harus bekerja saat Natal dan Tahun Baru. Saat surat keputusan management datang ke meja saya, saya dengen spontan lngsung mengumpat dalam hati mengeluarkan semua perbendaharaan kata umpatan yang saya tahu.

Ini adalah hari libur nasional dan terlebih lagi hari besar keagamaan. Memang bagi kaum nasrani di kantor saya diberikan kesempatan untuk libur pada saat Natal dan Tahun Baru, tapi tetap saja saya merasa kalau ini tidak benar. Apalagi keberadan uang kompensasi karena saya harus bekerja di hari libur keagamaan nasional semakin jauh dari dompet saya.

So, beruntung kah saya? Atau rugi kah saya? Yang jelas this is my worst ever end of the year moment in my life so far. Congrat!!

Monday, December 22, 2008

..happy mother's day..

You were there for me to love and care for me 
When skies were grey
Whenever I was down
You were always there to comfort me
And no one else can be what you have been to me
You will always be
You will always be the girl in my life for all times
(Song For Mama - Boyz II Man)

She used to be my only enemy and never let me free
Catching me in places that I know I shouldn't be
Every other day I crossed the line

I didn't mean to be so bad
I never thought you would become the friend I never had
(Mama - Spice Girls)

An angel sent from above, is mama
And everyone fell in love, with mama
Mama’s so sweet, mama’s so nice
If there is trouble take mama’s advice
(Mama - Elvis Presley)
Mama mama when you look at me
I see love in your eyes
Mama mama softly sweet tender love in your eyes
(Mama Mama - Chicago)
So many songs were written to honor the most amazing woman, but none of them can compare or enough to describe all this amazing woman have done. Nothing can compare her love, warmth, care, dedication and the most important one is her sacrifices. And everyone know that this amazing woman is our MOTHER.

So pick up your phone now and call her, just tell them how much they means to you and how much you love her..


Happy Mother's Day for all Indonesian mothers out there..You're all did amazing job
The 2 most amazing woman in my life my lovely mother and my sister (future great mother)

Wednesday, November 19, 2008

(not so) Surprise Party

Sudah sekian lama saya tidak meng-update 'rumah' online saya ini. Akhirnya atas dorongan salah satu penggemar saya, saya pun memberanikan diri untuk ber-open house-ria kembali. Sebenarnya dorongan fans saya ini lebih dikarenakan beliau ingin merasakan menjadi tamu di 'rumah' saya ini. Jadi selamat datang dan selamat ulang tahun Pa Joe.

Juanto Sitorus, sosok yang menjadi boss saya di proyek kali ini tepat berulang tahun ke-39 pada 14 November yang lalu. Hari itu bertepatan dengan jadwal kedatangan mister yang satu ini ke Balongan, tempat saya bekerja. Saya memang belum memproklamirkan kepindahan saya ke Balongan di 'rumah online' saya ini. Nanti saya akan menyiapkan chapter tersendiri khusus mengenai hal itu.

Okay back to Mr. Joe story..
Sounding mengenai hari ulang tahun Pa Joe ini saya dapatkan dari teman saya di Jakarta, dia-teman saya ini-menyarankan untuk mengadakan surprise party di kantor Balongan untuk the birthday man. Saat hari 'H'-nya saya dan salah seorang teman saya membeli kue ulang tahun seadanya. Maklum kota kecil, padahal saya mendambakan kenikmatan sepotong tiramisu dingin. Tapi ya setidaknya masih ada si kue hutan hitam.

Kedatangan saya ke kantor setelah membeli kue berselisih sangat sebentar dengan kedatangan the b'day man. Aksi petak umpet pun langsung saya mainkan bersama teman saya. Saat the b'day man masuk ke ruangan kita pun langsung memberikan ucapan selamat ulang tahun, menyalakan lilin di atas kue ulang tahun, dan menyanyi (remebering those funny time when I was in elementary school..hahhahahahha).

yang punya rumah teuteup harus ikutan mejeng

Gapapa gambarnya nge-blur yang penting foto kue nya tetep jelas..wakakakkak..

Suasana suka cita pun menyeruak (ampun dah bahasa gw!!) saat semakin banyak orang berkumpul sambil menyanyikan b'day song. Muka senang tidak dapat disembunyikan dari muka Mr. Joe. Senyum lebar mengembang di mukanya. Dan lilin pun ditiup...

Saat membagi potongan-potongan si hutan hitam kepada yang beruntung (well, tidak semua kebagian karena keterbatasan sang kue dalam hal ukuran..hihihihi), Pa Joe tiba-tiba berkata "Ooo..jadi tadi Dimhot (salah seorang teman saya) bawa-bawa kantong tuh isinya kue ya?"..Oooppss..ketauan..

Well it was still a surprise party but not so surprise. But agait it was so much fun and Happy 39th Birthday Mr. Joe, may you always be in God's path. Hadiah dari saya cukup dengan menjadi bintang tamu di 'rumah' saya ya... Hiihihihihihi...

Wednesday, June 18, 2008

I'm Baacccckkk...

Setelah sekitar 9 bulan lamanya saya berkutat dengan kehidupan kota kecil, akhhirnya pengembaraan saya di Jakarta pun berlanjut. Pengembaraan kembali di Jakarta saya mulai dengan mencari kost. Sebelumnya saya tinggal bersama seorang kerabat di Jakarta. Tapi karena sesuatu dan lain hal, saya pun tidak bisa nebeng tinggal gratis lagi.

Setelah berkeliling-keliling selama berjam-jam, akhirnya saya pun dapat tempat kost di daerah Perdatam-Pancoran. Cukup lumayan dan nyaman lah + harga terjangkau (itu yang penting..heheheh).

Ini adalah kala pertama kali saya ngkos. Hari pertama memulai aktifitas di Jakarta diwarnai oleh sedikit tragedi. Saat akan mengurus tetek bengek kepindahan dari perusahaan yang lama sepatu yang saya pakai saat itu tiba-tiba jebol tanpa pemberitahuaan apapun sebelumnya. MALU..itu yang saya rasakan apalagi saat itu saya harus bertemu dengan mantan direktur saya.

Dengan berbekal ide yang brilian, saya pun men-staples sepatu saya agar tidak terlalu menganga, itupun masih harus super extra hati-hati saat berjalan. Padahal itu adalah salah satu sepatu favorit saya. Hari pertama kesimpulannya INDAH!!!

Hari kedua tidak kalah INDAH-nya. Setelah berdesakan sampai tidak dapat tempat duduk dalam bis jepang 46 pada pagi harinya, saat tiba di kantor baru untuk bertemu dengan HRD-nya saya masih harus dipaksa menunggu selama kurang lebih 3,5 jam. Setelah itupun saya kembali harus menunggu sekitar 1 jam lagi. Kesimpulan hari kedua CAPE!!!

Hari ketiga berjalan biasa saja. Hanya yang menyebalkan adalah saya tidak punya akses ke dunia maya di tempat baru saya bekerja. Kesimpulan untuk hari ketiga dan hari-hari berikutnya di kantor adalah WHAT!!!!

Jakarta benar-benar indah. Selamat satang kembali di hiruk pikuk kota besar..

Wednesday, June 4, 2008

Nyulik Anak Gadis Orang..

Tinggal di satu kota kecil seperti sekarang ini membawa saya ke banyak sekali pengalaman baru. Selain pengalaman baru dalam hal pekerjaan juga dalam hal lainnya. Seperti misalnya tradisi sosial yang ada di sistem masyarakat di kota kecil ini. Banyak yang cukup membuat saya keheranan.

Misalanya tentang tradisi pernikahan di sini. Kalau untuk masalah 'membeli' calon pengantin itu sudah tidak lagi membuat saya heran karena banyak juga terjadi di tempat lain walaupun saya tidak setuju dengan tradisi seperti itu. Tapi yang berbeda antara tradisi di Lampung dengan di tempat lain, adalah tradisi membawa lari anak gadis orang.

Biasanya keluarga dari pihak mempelai wanita mematok harga apabila anak gadisnya akan dilamar. Kecantikan, status sosial, dan pendidikan menjadi faktor penentu harga. Semakin cantik, semakin tinggi status sosialnya, dan semakin tinggi jenjang pendidikannya membuat 'harga'-nya semakin melambung tinggi. Dan pihak keluarga si gadis pun dengan sangat bangga bisa mengajukan harga tersebut, meninggalkan sang calon mempelai pria kebingungan mencari modal.

Hal ini terjadi pada seorang karyawan di kantor saya, sebut saja namanya Armando (berasa telenovela..). Karena suatu hal dia dipaksa untuk menikahi gadis idamannya (bukan gara-gara MBA kok). Nah, yang jadi permasalahnnya adalah keluarga sang gadis meng-'harga'-i anak gadis mereka dengan harga yang cukup tinggi. Dengan pendapatan Armando yang tidak besar, pusinglah dia.

Tapi ternyata menurut adat Lampung, ada jalan lain jika calon mempelai pria tidak sanggup untuk menggenapi permintaan keluarga sang gadis. Caranya adalah dengan membawa lari si gadis. What??!

Saya tidak mengerti asal muasal tradisi ini, tapi yang jelas tradisi ini memang ada. Bahkan si Armando ini berhasil menculik si gadis--kita sebut saja Marisol--dan kini Marisol tinggal di rumah Armando sampai mereka menikah nanti (beda kamar tentunya). Dan akibat tradisi ini juga, pihak keluarga si gadis tidak menuntut atau melaporkan pada pihak berwajib tentang penculikan anak gadis mereka. Tradisi yang unik.

Ternyata tidak berhenti di situ saja. Setelah acara penculikan berhasil pun kedua belah pihak keluarga masih harus bernegosiasi soal 'harga' lagi yang berbeda kini pihak calon mempelai pria lah lebih di atas angin. Bahkan ada tradisi yang mematok angka 24 sebagai kelipatan pembayaran. Jadi sang calon mempelai pria boleh membayar misalnya 2400, 240 ribu, 2juta 4ratus ribu, dan seterusnya asalkan mengandung angka 24 dalam jumlahnya.

Setiap tempat memang memberlakukan tradisi masing-masing. Suatu hukum adat yang tidak tertulis tapi jauh lebih mengikat daripada hukum suatu negara. Memang tali kekang tradisi kini sudah mulai melonggar akibat modernitas. Tapi untuk di daerah-daerah tertentu yang belum terjamah oleh modernitas, tradisi inilah yang menjadi tonggak hukum mereka.